🎯 Kalkulator Persentase Kesalahan
Masukkan hasil percobaan Anda dan nilai acuannya. Anda mendapat persentase kesalahan untuk laporan praktikum, lengkap dengan kesalahan mutlak dan kesalahan relatif.
Jawaban singkat: Persentase kesalahan = |nilai terukur − nilai sebenarnya| ÷ |nilai sebenarnya| × 100. Mengukur g sebesar 9,6 m/s² padahal nilai sebenarnya 9,81 m/s² menghasilkan 0,21 ÷ 9,81 × 100 ≈ 2,14% kesalahan.
Belum ada penilaian · Diperbarui · Gratis · Tanpa daftar
Data masukan Kalkulator Persentase Kesalahan
Hasil
Persentase kesalahan
2,14%
Nilai terukur 2,14% di bawah nilai sebenarnya.
- Kesalahan mutlak
- 0,21
- Kesalahan relatif
- 0,021407
- Kesalahan bertanda
- −2,1407%
Langkah demi langkah
- Kesalahan mutlak: |9,6 − 9,81| = 0,21
- Bagi dengan nilai sebenarnya: 0,21 ÷ |9,81| = 0,021407
- Kalikan 100: 0,021407 × 100 = 2,1407% ≈ 2,14%
Rumus persentase kesalahan
Persentase kesalahan menunjukkan seberapa jauh hasil percobaan dari nilai acuan (teoretis), dinyatakan sebagai persentase dari nilai acuan itu.
Persentase kesalahan = |Eksperimen − Teoretis| ÷ |Teoretis| × 100%
Tiga besaran yang saling berkaitan:
- Kesalahan mutlak = |Eksperimen − Teoretis| – dalam satuan yang sama dengan hasil ukur.
- Kesalahan relatif = kesalahan mutlak ÷ |Teoretis| – pecahan tanpa satuan.
- Persentase kesalahan = kesalahan relatif × 100.
Contoh perhitungan
Sebuah percobaan bandul mengukur percepatan gravitasi sebesar 9,6 m/s². Nilai acuannya 9,81 m/s².
- Kesalahan mutlak: |9,6 − 9,81| = 0,21 m/s².
- Kesalahan relatif: 0,21 ÷ 9,81 ≈ 0,021407.
- Persentase kesalahan: 0,021407 × 100 ≈ 2,14%.
Hasil ukurnya 2,14% terlalu rendah – hasil yang cukup baik untuk praktikum sekolah.
Contoh lain
| Terukur | Sebenarnya | Persentase kesalahan |
|---|---|---|
| 98 °C (air mendidih) | 100 °C | 2% |
| 1,05 g/cm³ (massa jenis air) | 1,00 g/cm³ | 5% |
| 340 m/s (cepat rambat bunyi) | 343 m/s | ≈ 0,87% |
Mengapa dibagi dengan nilai sebenarnya?
Kesalahan 0,5 cm sangat berarti saat mengukur baut sepanjang 2 cm, tetapi hampir tidak berarti saat mengukur ruangan sepanjang 10 m. Membagi dengan nilai acuan menempatkan setiap kesalahan pada skala relatif yang sama, sehingga mutu pengukuran yang sangat berbeda dapat dibandingkan secara adil.
Mengurangi kesalahan dalam percobaan
- Ulangi pengukuran dan ambil rata-ratanya untuk mengurangi kesalahan acak.
- Kalibrasi alat ukur untuk menghilangkan kesalahan sistematis – penyimpangan tetap ke satu arah.
- Baca skala sejajar mata untuk menghindari paralaks, dan catat ketelitian alatnya.
- Simpan tanda kesalahan dalam catatan Anda: kesalahan yang selalu positif atau selalu negatif menunjukkan penyebab sistematis.
Pertanyaan umum
Apakah persentase kesalahan bisa negatif?
Rumus standarnya memakai nilai mutlak, sehingga persentase kesalahan selalu nol atau positif. Sebagian mata kuliah praktikum mempertahankan tandanya untuk menunjukkan apakah hasil ukur terlalu tinggi (+) atau terlalu rendah (−); kalkulator menampilkan kesalahan bertanda ini secara terpisah.
Berapa persentase kesalahan yang dianggap baik?
Bergantung pada percobaannya. Dalam praktikum sekolah, di bawah 5% biasanya dianggap baik dan di bawah 10% masih dapat diterima. Pekerjaan presisi di bidang kimia atau fisika bisa menuntut jauh di bawah 1%.
Apa beda persentase kesalahan dan persentase selisih?
Persentase kesalahan membandingkan hasil ukur dengan nilai sebenarnya yang sudah diketahui. Persentase selisih membandingkan dua hasil ukur ketika tidak ada yang diketahui pasti benar, dengan membaginya terhadap rata-rata keduanya, bukan terhadap nilai sebenarnya.
Mengapa nilai sebenarnya tidak boleh nol?
Persentase kesalahan dibagi dengan nilai sebenarnya, dan pembagian dengan nol tidak terdefinisi. Jika nilai acuannya 0, laporkan kesalahan mutlaknya saja.
Beri penilaian untuk Kalkulator Persentase Kesalahan
Hanya rata-rata penilaian yang ditampilkan. Laporan kesalahan langsung masuk ke kotak surat kami agar dapat kami periksa dan perbaiki. Selengkapnya: Metodologi dan kebijakan privasi.